Berita Emas

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Pergerakan Harganya Terbatas, Kemana Arah Emas Fisik JFXGOLD X Setelah Ini?

Senin 11 Agustus 2025, harga emas dunia turun tipis pada perdagangannya hari ini. Seolah terbatas dengan pergerakannya, harga emas belum memberikan tanda akan terbang dan mencetak rekor baru. Harga emas masih teruji oleh data inflasi Amerika Serikat (AS). Saat ini fokus pasar sedang terletak pada data inflasi AS yang akan dirilis, data ini dinanti karena dapat memberikan gambaran tentang prospek suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Harga emas yang tertahan pergerakannya terjadi seiring dengan tanda-tanda meredanya risiko geopolitik yang menekan permintaan emas sebagai aset safe haven. Dilansir dari reuters.com Analis senior City Index Matt Simpson mengatakan, pelemahan ketegangan geopolitik seputar perang di Ukraina membuat harga emas turun lebih lanjut, setelah pengumuman pada Jumat. Dalam pengumuman tersebut disampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Vladimir Putin di wilayah AS. Trump mengatakan pada Jumat bahwa ia akan bertemu dengan Presiden Rusia Putin pada 15 Agustus di Alaska untuk bernegosiasi mengenai akhir perang di Ukraina. Fokus pekan ini akan tertuju pada data harga konsumen AS yang akan dirilis pada Selasa, dengan analis memperkirakan dampak tarif akan mendorong kenaikan inti sebesar 0,3% menjadi laju tahunan 3,0% dan menjauh dari target Fed sebesar 2%. Menanggapi informasi ini Simpson mengatakan data yang memperkuat dolar AS dapat membatasi gerak emas. “Data yang kuat dapat memperkuat dolar AS dan membatasi kenaikan emas, meskipun saya menduga dukungan akan tetap ada secara keseluruhan karena investor berusaha memanfaatkan diskon,” Matt Simpson – Analis senior City Index.

Saat ini pasar sedang berhati-hati, tidak mau gegabah investor memilih untuk wait and see. Meskipun demikian, Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary mengatakan pasar sedang bersiap untuk menghadapi data inflasi AS dan sinyal The Fed. “Pasar bersiap menghadapi data inflasi AS dan sinyal The Fed yang dapat mengubah ekspektasi pemotongan suku bunga; itu adalah faktor utama yang mempengaruhi pergerakan emas Indonesia diuntungkan oleh aliran modal obligasi yang stabil dan penerimaan komoditas; jalur jangka pendek rupiah didominasi oleh pergerakan dolar (data AS dan berita tarif)” kata Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary kepada MetalNews Digital.

Terbatasnya pergerakan harga emas dunia yang terjadi pada harga emas fisik di bursa komoditi JFX, membawa harga emas fisik JFXGOLD X alami sedikit pelemahan pada hari ini. Turun sekitar 0,03% harga emas fisik JFXGOLD X tempati angka US$ 3.385.78 per troy ounce atau Rp. 1.808.950 per gram. Namun jika ditarik pada awal bulan Agustus, sekitar satu minggu lalu harga emas fisik JFXGOLD X jauh lebih rendah. Bahkan jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan saat ini, harga emas fisik JFXGOLD X telah naik 2,78%.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 11 Agustus 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 18.090
  • 0,05 gr : Rp. 90.448
  • 0,1 gr : Rp. 180.895
  • 0,5 gr : Rp. 904.475
  • 1 gr : Rp. 1.808.950
  • 5 gr : Rp. 9.044.750
  • 10 gr : Rp. 18.089.500
  • 50 gr : Rp. 90.447.500

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Pergerakan Harganya Terbatas, Kemana Arah Emas Fisik JFXGOLD X Setelah Ini? Read Post »

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Harga Emas Diprediksi Akan Cetak Rekor, Begini Penjelasannya

Harga emas dunia berhasil bertahan di level tertinggi dalam satu minggu. Meskipun tidak signifikan, tetapi kenaikan harga emas yang terjadi belakangan ini cukup mendapat respon positif dari investor. Misalnya saja pada perdagangan hari ini, harga emas fisik di bursa komoditi JFX mengalami penguatan ke angka US$ 3.381.65 per troy ounce atau Rp. 1.808.645 per gram. Penguatan pada harga emas yang terjadi belakangan ini didukung oleh data layanan AS yang melemah dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang meningkat serta meredanya ketegangan perang dagang yang terjadi.

Robby Leonardo – Head of Research, Analyst and Market Development, Metalbank Global Monetary mengatakan bahwa saat ini investor sedang menanti penunjukan anggota Fed oleh Trump untuk penunjuk waktu pemotongan suku bunga. “Saat ini Investor menanti penunjukan anggota Fed oleh Trump untuk petunjuk waktu pemotongan suku bunga, adanya informasi soal pembicaraan antara AS – China dan AS – UE menyuntikkan volatilitas dua arah kedalam emas” ucapnya kepada MetalNews Digital.

Melansir dari Bloombergtechnoz.com saat ini para analis sedang memprediksi harga emas yang diprediksi akan mencapai rekor tertinggi dalam waktu dekat, akibat memburuknya ekonomi AS serta tarif yang mengerek inflasi. Max Layton dalam catatannya pada hari Senin memperkirakan emas akan diperdagangkan antara US$ 3.300 per troy ounce dan US$ 3.600 per troy ounce dalam tiga bulan kedepan.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 6 Agustus 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 18.086
  • 0,05 gr : Rp. 90.432
  • 0,1 gr : Rp. 180.864
  • 0,5 gr : Rp. 904.322
  • 1 gr : Rp. 1.808.645
  • 5 gr : Rp. 9.043.225
  • 10 gr : Rp. 18.086.449
  • 50 gr : Rp. 90.432.245

Melemahnya dolar dan suku bunga AS yang lebih rendah meningkatkan daya tarik terhadap emas. Serta adanya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik juga cenderung menjadi pendorong positif bagi emas.

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Harga Emas Diprediksi Akan Cetak Rekor, Begini Penjelasannya Read Post »

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Harga Emas Turun 4 Hari Berturut-Turut, Waktunya Borong?

Harga emas dunia terus lanjutkan koreksi sampai dengan hari ini. Membuka perdagangan pada hari ini, Selasa (29/7/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia alami pelemahan 0,37%. Pelemahan ini merupakan koreksi lanjutan yang sudah berjalan selama 4 hari berturut-turut. Jika mundur ke belakang, tercatat harga emas fisik di bursa komoditi JFX sempat kembalikan harga ke posisi US$ 3400 per troy ounce, tepatnya pada tanggal (23/7/2025) saat harga emas fisik JFXGOLD X berada di angka US$ 3.433.28 per troy ounce. Namun posisi ini tidak bertahan lama mengingat banyak nya faktor yang turut mempengaruhi pelemahan harga aset safe haven ini.

Kesepakatan tarif dagang yang ditekan oleh Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) menghasilkan kesepakatan melalui tarif baru antara AS dan UE sebesar 15%. Hal ini memang meredakan ketegangan perang dagang yang ekstrem, tetapi belum menghilangkan semua ketidakpastian menjelang batas waktu Agustus. Penetapan tarif baru mengangkat dolar dan sentimen risiko, hal ini menjadi salah satu faktor yang membawa harga emas terkoreksi sampai dengan hari ini.

Dalam kondisi seperti ini investor menunggu petunjuk baru mengenai kebijakan suku bunga dari Bank Sentral The Federal Reserve (The Fed) melalui pertemuannya pada minggu ini. “Saya pikir semakin banyak pengumuman perdagangan yang kita terima, semakin kuat dolar. Kesepakatan tarif ini ramah dolar, menurunkan daya tarik emas dan mendorong aksi jual di tengah sentimen risiko” ujar Edward Meir, Analis Marex kepada Refinitiv, dalam CNBC Indonesia.

Belum lama ini pejabat AS dan China melakukan pertemuan di Stockholm. Pertemuan yang berlangsung selama 5 jam ini dilakukan untuk membahas perundingan tarif dengan tujuan memperpanjang gencatan senjata (tarif) perdagangan mereka selama tiga bulan. Dilansir dari CNBC Indonesia, seorang perwakilan perdagangan AS mengatakan tidak ada terobosan besar yang diharapkan dengan China, dan menekankan bahwa diskusi mereka akan berfokus pada pemantauan dan implementasi komitmen yang ada. “Anda tidak melihat pergerakan penurunan yang signifikan pada emas karena kesepakatan tersebut masih bisa terbukti untuk diimplementasikan atau tidak realistis” Ujar Meir.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 29 Juli 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 17.734
  • 0,05 gr : Rp. 88.670
  • 0,1 gr : Rp. 177.341
  • 0,5 gr : Rp. 886.704
  • 1 gr : Rp. 1.773.407
  • 5 gr : Rp. 8.867.063
  • 10 gr : Rp. 17.734.073
  • 50 gr : Rp. 89.252.695

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Harga Emas Turun 4 Hari Berturut-Turut, Waktunya Borong? Read Post »

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Investor Berlomba Menyerbu Aset Berisiko, Hari Ini Harga Emas Lanjutkan Koreksi

Harga emas dunia dibuka melemah pada perdagangannya hari ini. Senin (28/7/2025) seiring dengan kesepakatan kerangka kerja perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa menjelang batas waktu tarif 1 Agustus meningkatkan minat terhadap aset berisiko. Hal ini tentunya berdampak pada peminatan aset safe haven yang mulai ditinggalkan, alhasil membuat harga emas dunia melanjutkan koreksinya sehingga harga emas fisik di bursa komoditi JFX turun ke level terendah dalam hampir dua minggu. Lanjutan koreksi yang terjadi pada harga emas fisik JFXGOLD X pada hari ini membawa harganya menempati angka US$ 3.334.99 per troy ounce atau Rp. 1.785.054 per gram.

Menjelang batas waktu pemberlakuan tarif Trump pada 1 Agustus mendatang, AS menandatangani kesepakatan perdagangan kerangka kerja dengan organisasi antar pemerintahan dan supranasional yang beranggotakan negara-negara di Eropa, yakni Uni Eropa. Melalui kesepakatannya AS dan Uni Eropa sepakat untuk memberlakukan tarif impor 15% untuk sebagian besar barang UE – setengah dari tarif yang diancamkan – dan menghindari perang dagang yang lebih besar antara dua sekutu yang menyumbang hampir sepertiga dari perdagangan global.

Namun kesepakatan ini menimbulkan isu yang belum terselesaikan salah satunya memberikan tekanan pada emas. Dilansir dari Reuters.com Jigar Trivedi – Analis Komoditas Senior Reliance Securities menyampaikan bahwa, kesepakatan antara AS dengan Uni Eropa meninggalkan beberapa isu-isu kunci yang belum terselesaikan. Kesepakatan tersebut meredakan ketegangan perdagangan translantik, yang memberikan tekanan pada emas. Hal ini juga membuat indeks dolar AS melemah, membuat harga emas dunia yang dihargai dalam dolar AS lebih terjangkau bagi pembeli di luar negeri. “Dalam jangka pendek, kami tidak mengharapkan emas mengalami fluktuasi yang drastis. Investor kini fokus pada minggu krusial bagi kebijakan moneter AS dan data ekonomi,” kata Trivedi kepada Reuters.

Tidak hanya itu, data kinerja AS yang dirilis tadi malam cukup mencerminkan kondisi lapangan kerja di Negeri Paman Sam itu baik-baik saja. Hal ini tentunya menurunkan ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Sentral The Federal Reserve (The Fed). Stabilnya data tenaga kerja diperkirakan akan memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap di 4,25-4,50% ada pertemuan mendatang.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 28 Juli 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 17.851
  • 0,05 gr : Rp. 89.253
  • 0,1 gr : Rp. 178.505
  • 0,5 gr : Rp. 892.527
  • 1 gr : Rp. 1.785.054
  • 5 gr : Rp. 8.925.270
  • 10 gr : Rp. 17.850.539
  • 50 gr : Rp. 89.252.695

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Investor Berlomba Menyerbu Aset Berisiko, Hari Ini Harga Emas Lanjutkan Koreksi Read Post »

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Kembali Merebut Tahta, Emas Fisik JFXGOLD X Duduk di Angka US$ 3.400 per troy ounce

Pencapaian menjadi harga tertinggi selama satu bulan pada perdagangan kemarin, belum mengakhiri perjalanan harga emas dunia. Setelah dibuka menguat pada perdagangan kemarin, hari ini harga emas dunia kembali melanjutkan penguatannya. Rabu (23/7/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX menguat 1,05%, penguatan ini membawa harganya kembali merebut tahta US$ 3.400 per troy ounce, sehingga harganya pada hari ini berada di angka US$ 3.433.28 per troy ounce atau Rp. 1.829.628 per gram.

Harga emas yang berhasil mencapai rekor tertinggi dalam lima minggu terakhir ini terjadi di tengah kekhawatiran perdagangan dan penurunan imbal hasil obligasi hingga melemahnya indeks dolar Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, pada perdagangan Selasa (22/7/2025) indeks dolar AS/DXY melemah 0,47% di level 97,39. Begitu juga dengan imbal hasil obligasi AS 10 tahun yang anjlok 0,78% di level 4,34%. Angka tersebut merupakan terendah hampir dua minggu yang membuat emas batangan tidak memberikan imbal hasil lebih menarik. “Ketidakpastian perdagangan mendorong permintaan aset safe haven. AS sedang menggodok beberapa kesepakatan perdagangan dan ada rumor bahwa Uni Eropa dan AS mungkin tidak akan mencapai kesepakatan atau bahkan belum mendekati kesepakatan,” ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, kepada Reuters.

Investor terus memantau tenggat waktu tarif presiden AS Donald Trump. Menjelang tenggat waktu diberlakukannya tarif dagang Amerika Serikat sesuai dengan pengumuman yang dilakukan oleh Presiden AS Donald Trump, saat ini pasar masih meletakan perhatian lebih. Sesuai dengan pengumumannya dimana tarif baru akan berlaku pada bulan Agustus. Maka negara-negara sedang berlomba untuk mencapai kesepakatan perdagangan atau menghadapi tarif lebih lanjut.

Disisi lain, dilansir dari bloombergtechnoz.com Daniel Ghali, Commodity Strategist TD Securities dalam catatannya mengatakan, investor kembali membeli emas setelah sempat memasang posisi jual (Short). Sentimen yang bisa menaikkan harga emas adalah perang dagang, penurunan suku bunga, ekonomi yang mengalami stagflasi, dan ancaman terhadap kredibilitas bank sentral.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 23 Juli 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 18.279
  • 0,05 gr : Rp. 91.484
  • 0,1 gr : Rp. 182.968
  • 0,5 gr : Rp. 914.841
  • 1 gr : Rp. 1.829.682
  • 5 gr : Rp. 9.148.410
  • 10 gr : Rp. 18.296.820
  • 50 gr : Rp. 91.484.100

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Kembali Merebut Tahta, Emas Fisik JFXGOLD X Duduk di Angka US$ 3.400 per troy ounce Read Post »

Berita BMTDIGI Berita Emas Uncategorized

Harga Emas Fisik JFXGOLD X Menguat, Ketahui Penyebabnya!

Harga Emas Fisik JFXGOLD X Menguat, Ketahui Penyebabnya!

Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan kemarin, dan pada perdagangan hari ini harganya lanjutkan penguatan. Penguatan harga emas dunia membawa harga emas fisik di bursa komoditi JFX turut menguat sebanyak 0,28%. Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari ini, Kamis (17/7/2025) membawa harga nya menempati angka US$ 3.343.08 per troy ounce atau Rp. 1.776.971 per gram.

Dua hari lalu harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan, harganya berkurang hampir 1% membuatnya mudah dijangkau sehingga permintaan meningkat. Hal ini membawa aksi bargain buying atau serok di bawah yang berhasil mengangkat harga emas fisik JFXGOLD X pada hari ini. Penguatan harga pada perdagangan emas fisik di bursa komoditi JFX pada hari ini tidak hanya terjadi akibat bargain buying, namun ada beberapa hal lain yang turut mempengaruhi harganya.

Pertama, perkembangan isu Presiden Amerika Serikat (AS) dengan Chairman Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Trump akan memecat ketua The Fed, namun Trump sudah mengkonfirmasi bahwa pemerintahannya memang sangat cemas, tetapi tidak berniat melakukan apa-apa. “itu (pemecatan Powell) sangat tidak mungkin. Kecuali dia harus pergi karena penipuan,” kataTrump dilansir dari Bloombertecnhoz.com. Disisi lain, Daniel Ghali, ahli strategi komoditas mengatakan informasi terkait pertimbangan Trump dalam rencana memecat Powell mendorong harga emas naik. “Berita utama yang menunjukan Trump mempertimbangkan pemecatan Powell mendorong harga emas naik, ia kemudian mengklarifikasi bahwa hal itu sangat kecil kemungkinannya. Pasar emas terombang-ambing oleh fluktuasi harga” ujar Daniel Ghali, dikutip dari Reuters.com.

Kedua, faktor yang turut mempengaruhi harga emas hari ini adalah situasi Timur Tengah. Situasi geopolitik turut memperkuat minat terhadap aset safe haven. Serangan Israel ke Damaskus Menambah kekhawatiran geopolitik dan mendukung pembelian emas. Dilansir dari CNBC Indonesia, Analis senior pasar fisik komoditi, Jim Wyckoff memberikan pendapatnya tentang kondisi ini. “Dengan serangan Israel dan AS yang lebih agresif dalam tarif perdagangan, ada sedikit ketidakpastian di pasar yang membantu harga emas” ujar Jim Wyckoff, analis senior pasar fisik komoditi. “Saya memperkirakan emas akan diperdagangkan antara US$ 3.250 dan US$ 3.476 per troy ounce dalam waktu dekat” tambah Wyckoff.

Ketiga, melandainya inflasi harga produsen Amerika Serikat (AS). Dilansir dari CNBC Indonesia, harga produsen di Amerika Serikat tidak mengalami perubahan (0,0%) pada Juni 2025 dibandingkan bulan Mei, setelah mengalami revisi kenaikan sebesar 0,3% di bulan sebelumnya. Angka ini lebih rendah dari perkiraan pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,2%.

Keempat, pelemahan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini. Perdagangan hari ini dibuka dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Pelemahan ini membawa rupiah menempati level Rp. 16.318/US$ dari sebelumnya Rp. 16.050/US$. Pergerakan rupiah pada hari ini turut dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang secara resmi menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% pada Juli 2025.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 17 Juli 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 17.770
  • 0,05 gr : Rp. 88.849
  • 0,1 gr : Rp. 177.697
  • 0,5 gr : Rp. 888.485
  • 1 gr : Rp. 1.776.971
  • 5 gr : Rp. 8.884.854
  • 10 gr : Rp. 17.769.708
  • 50 gr : Rp. 88.848.538

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Harga Emas Fisik JFXGOLD X Menguat, Ketahui Penyebabnya! Read Post »

Berita Emas

Permintaan Aset Safe Haven Meningkat Usai Trump Ancam Pecat Ketua The Fed

Harga emas dunia alami penguatan pada perdagangannya hari ini. Senin (14/7/2025) harga emas fisik di bursa komoditi JFX menguat sejalan dengan penguatan harga emas dunia. Penguatan ini membawa harganya naik 1,27% dan menempati angka US$ 3.370.45 per troy ounce atau Rp.1.786.818 per gram.

Usai presiden Amerika Serikat (AS) umumkan tarif baru Donald Trump kembali gegerkan pasar. Kali ini Trump memberikan ancaman untuk memecat Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Serangan Trump yang semakin agresif terhadap Powell memicu crash market serta jatuhnya pasar saham yang membuat permintaan aset safe haven menjadi meningkat.

Kelvin Wong, Analis senior OANDA mengatakan adanya permintaan aset safe haven yang terlihat meningkat usai ketidakpastian implementasi kebijakan tarif perdagangan global AS. Sedangkan untuk investor sendiri saat ini masih menunggu data inflasi AS untuk bulan Juni yang akan dirilis pada hari Selasa. Melalui data inflasi ini, investor berharap dapat mendapat lebih banyak petunjuk mengenai tingkat suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

Dilansir dari CNBC Indonesia, Aakash Doshi, kepala strategi emas global di State Street Global Advisors mengatakan emas akan mendapat tawaran sebagai aset safe haven. Menurutnya, harga emas akan melesat pada akhir kuartal III atau September
2025.

“Kita berada dalam situasi di mana premi ketidakpastian kembali muncul di pasar dan emas mendapatkan tawaran sebagai aset safe haven,” ujar Aakash Doshi, kepala
strategi emas global di State Street Global Advisors.

“Saya pikir kisaran harga di kuartal ketiga kemungkinan besar antara US$3.100 hingga US$3.500 per troy ons. Semester pertama tahun ini sangat kuat, dan saya yakin kita sekarang berada dalam fase konsolidasi yang lebih dalam,” tambah Doshi.

Saat ini pasar memperkirakan pelonggaran suku bunga The Fed sebesar lebih dari 50 basis poin pada bulan Desember. Emas yang sering dianggap sebagai aset safe haven selama ketidakpastian ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di Bursa Komoditi JFX dapat diakses melalui platform JFXGOLD X.

Permintaan Aset Safe Haven Meningkat Usai Trump Ancam Pecat Ketua The Fed Read Post »

Berita Emas

Diramal Akan Terbang ke US$ 3500/Toz, Harga Emas Fisik di Bursa Komoditi JFX Naik 4,42%

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia lanjutkan penguatannya seiring dengan ketegangan di Timur Tengah dan ekspektasi penundaan kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) yang mendorong permintaan aset safe-haven. Penguatan yang berlangsung pada hari ini membawa harga emas fisik di bursa komoditi JFX meningkat sebanyak 4,42%. Hal ini terjadi akibat adanya lonjakan permintaan emas sebagai aset lindung nilai atau aset safe haven. Risiko Geopolitik dimana Eskalasi serangan Israel – Iran memicu kekhawatiran akan ada konflik yang lebih luas, sehingga mendorong kenaikan pada harga emas. Dorongan ini membawa harga emas fisik JFXGOLD X pada perdagangannya hari ini, Senin (16/6/2025) menduduki posisi US$ 3.444.79 per troy ounce atau Rp. 1.834.232 per gram.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Harga emas dunia yang melonjak hari ini merupakan lanjutan dari perdagangan di hari Jumat minggu lalu. Dimana saat itu investor sudah berbondong-bondong ke aset safe haven menyusul serangan udara Israel terhadap Iran, yang memicu kembali kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah. “Israel yang menghancurkan target Iran menyebabkan sedikit ketakutan geopolitik di pasar. Harga emas akan tetap tinggi untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi, pembalasan oleh Iran,” ujar Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, kepada Reuters.

Tidak hanya ketegangan Geopolitik di Timur Tengah, inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah pada awal minggu kemarin juga menambah kilau harga emas, memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed). Minggu ini investor akan menantikan sejumlah keputusan kebijakan moneter the fed, dengan sorotan pada Bank Sentral AS pada hari Rabu. The Fed secara luas diantisipasi untuk mempertahankan suku bunga stabil, dengan pasar menunggu sinyal tentang potensi penurunan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Saat ini pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25–4,50%, menunda pemotongan hingga kuartal IV, yang memperkuat daya tarik emas sebagai lindung nilai imbal hasil.

Jika ditarik kebelakang, harga pada perdagangan hari ini mengalahkan rekor harga tertinggi sebelumnya yang pernah terjadi pada bulan april. Harga emas fisik JFXGOLD X pada (21/4/2025) berada di posisi US$ 3.444.6 per troy ounce, dimana saat itu harganya berhasil naik sebanyak 12% setelah 2 minggu perdagangannya. Dilansir dari reuters.com Kelving Wong analis senior pasar fisik komoditi di OANDA mengatakan, ia melihat resistance di $3.500 dan dengan kemungkinan menembus level tertinggi baru. “Premi risiko politik gabungan yang meningkat karena konflik Iran-Israel pada saat ini yang mendorong permintaan safe haven untuk emas,” kata Kelvin Wong, analis pasar senior, Asia Pasifik di OANDA. “Kami memiliki penembusan yang jelas di atas $3.400 saat ini dan tren naik jangka pendek masih utuh. Kami melihat level resistance di $3.500 dan dengan kemungkinan menembus level tertinggi baru di atas level $3.500.” tambahnya dilansir dari reuters.com .

Transaksi emas fisik secara digital di Bursa Komoditi melalui platform JFXGOLD X dapat diakses pada aplikasi METALGO+, NUNOMICS, dan fitur Pospay Gold di dalam aplikasi Pospay.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Diramal Akan Terbang ke US$ 3500/Toz, Harga Emas Fisik di Bursa Komoditi JFX Naik 4,42% Read Post »

Berita Emas

Cek Sekarang! Emas Fisik di Bursa JFXGOLD X Naik Rp. 20.000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangannya pagi ini. Kamis (12/6/2025) harga emas fisik di bursa JFXGOLD X menguat sebanyak 1,23% per troy ounce. Penguatan ini membawa harganya menempati posisi US$ 3.376.36 per troy ounce atau Rp. 1.793.315 per gram. Penguatan harga emas dunia yang terjadi pada hari ini didukung adanya ketidakpastian perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang berkepanjangan, serta antisipasi menjelang data inflasi AS yang memperkuat aliran dana ke aset safe haven. Tidak hanya itu, ketegangan baru di Timur Tengah juga turut mendongkrak harga emas.

Pada perdagangan kemarin, Rabu (11/6/2025) harga emas dunia, dalam hal ini adalah emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia telah mengalami penguatan sebesar 0,76% per troy ounce atau Rp. 5000 per gram. Menguatnya harga pada perdagangan kemarin dan hari ini adalah kabar baik setelah harga emas mengalami pelemahan pada perdagangannya selama 2 hari lalu.

Melansir dari CNBC Indonesia, harga emas dunia yang mengalami kenaikan pada perdagangannya kemarin, dibantu oleh angka inflasi AS yang lebih dingin dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat ekspektasi investor bahwa Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) akan mulai memangkas suku bunga pada bulan September. Kemudian penguatan yang berlanjut pada perdagangan hari ini didongkrak oleh terkendalinya inflasi AS dan ketegangan di Timur Tengah yang menjadi senjata baru harga emas terus menguat.

“Laju rendah inflasi inti telah mendorong seluruh kompleks logam mulia naik karena imbal hasil dan dolar jatuh. Harapannya adalah bahwa hal itu akan membawa pemangkasan The Fed lebih cepat,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen, kepada Reuters dilansir dari CNBC Indonesia.

Memantau dalam pergerakan harga emas fisik di bursa JFXGOLD X, Kamis (12/6/2025) harga emas fisik untuk ukuran 1 gram adalah Rp. 1.793.315 per gram harga ini menguat sebanyak Rp. 20.000 per gram dibandingkan harga pada perdagangan kemarin.

Rincian Harga Emas Fisik JFXGOLD X 12 Juni 2025 :

  • 0,01 gr : Rp. 17.933
  • 0,05 gr : Rp. 89.666
  • 0,1 gr : Rp. 179.332
  • 0,5 gr : Rp. 896.658
  • 1 gr : Rp. 1.793.315
  • 5 gr : Rp. 8.966.575
  • 10 gr : Rp. 17.933.150
  • 50 gr : Rp. 89.666.750

Pemantauan harga dan transaksi emas fisik di bursa JFXGOLD X dapat diakses pada aplikasi MetalGO, NUNOMICS, dan fitur Pospay Gold di dalam aplikasi Pospay.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Cek Sekarang! Emas Fisik di Bursa JFXGOLD X Naik Rp. 20.000/gram Read Post »

Berita Emas

Siap-Siap Harga Emas Berpeluang Naik Hari Ini!

Jakarta, MetalNews Digital – Sentimen pasar akibat kondisi ekonomi global terutama Amerika Serikat (AS) cenderung berubah-ubah. Kondisi ini membawa harga emas dunia terombang-ambing dalam beberapa waktu terakhir. Meskipun demikian, harga emas dunia berhasil bangkit setelah terkoreksi selama 2 hari berturut-turut. Bangkitnya harga emas dunia sejalan dengan harga emas fisik di Bursa JFXGOLD X mengalami kenaikan sebesar 0,34%. Misalnya saja pada perdagangannya hari ini, Selasa (10/6/2025) harga emas fisik JFXGOLD X berada di posisi US$ 3.310.11 per troy ounce atau Rp. 1.767.211 per gram.

Penguatan harga emas didorong oleh melemahnya indeks dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,25%. Tidak hanya itu, penguatan yang terjadi pada harga emas masih bergantung dari sejumlah faktor seperti pembicaraan tarif dagang antara AS dengan China, data Inflasi AS, kondisi Geopolitik Rusia – Ukraina dan kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

Dilansir dari CNBC Indonesia, para pelaku pasar memperkirakan The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga pada September, dengan hanya satu pemangkasan lagi hingga Desember. “Data yang sesuai perkiraan bersifat negatif bagi emas karena mengisyaratkan The Fed kemungkinan akan menahan suku bunga sedikit lebih lama,” kata analis Marex, Edward Meir, kepada Reuters.

Secara teknikal dilihat dari perspektif harian (daily time frame), emas bertahan di zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) sebesar 53. RSI di atas 50 menunjukan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun karena posisi emas yang belum jauh dari 50, maka dapat dikatakan posisi emas saat ini cenderung netral.

Siap-Siap Harga Emas Berpeluang Naik Hari Ini! Read Post »

Berita Emas

Emas Fisik JFXGOLD X Menguat 3% Pagi Ini

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas fisik JFXGOLD X mengalami penguatan pada perdagangannya pagi ini. Selasa (3/6/2025) emas fisik JFXGOLD X naik ke posisi US$ 3.423.88 per troy ounce atau Rp. 1.797.890 per gram. Naiknya harga emas fisik JFXGOLD X pagi ini disebabkan adanya penguatan harga sebanyak 3% per troy ounce yang terjadi seiring dengan melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan kombinasi risiko geopolitik serta ketidakpastian ekonomi yang mendorong permintaan investor terhadap aset safe haven.

Harga pada perdagangan pagi ini (3/6/2025) naik ke level tertinggi dalam 3 minggu terakhir. Tercatat harga emas fisik JFXGOLD X pernah menyentuh level tertinggi pada 7 Mei 2025 dengan menempati posisi US$ 3.440.31 per troy ounce atau Rp. 1.828.881 per gram. Kemudian menguat lagi ke posisi US$ 3.400 per troy ounce pada hari ini.

Kondisi saat ini dimana adanya ketegangan antara Washington dan Beijing yang kembali mencuat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat menuduh China melanggar kesepakatan dengan AS untuk secara bersama-sama mengurangi tarif dan pembatasan perdagangan untuk mineral kritis.

Emas cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama periode ketegangan geopolitik. Investor juga secara ketat memantau komentar dari Ketua Fed Jerome Powell dan pembuat kebijakan lainnya pekan ini untuk petunjuk mengenai arah suku bunga AS.

Dilansir dari reuters.com di tengah kekhawatiran baru tentang perang dagang, ketidakpastian fiskal, dan masalah plafon utang AS, latar belakang ini sangat kondusif untuk volatilitas. “Untuk perkiraan emas, latar belakang aversi risiko dan ketidakpastian fiskal ini tidak bisa lebih menguntungkan.” kata Fawad Razaqzada, analis pasar fisik komoditi dalam sebuah catatan.

Kemana ketegangan geopolitik akan membawa harga emas? Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Emas Fisik JFXGOLD X Menguat 3% Pagi Ini Read Post »

Scroll to Top