MetalNews

Berita Emas

Sedikit Menguat, Hari Ini Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 4000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia terus menyita perhatian, tanpa terkecuali pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Perubahan harga yang terjadi dalam waktu singkat membuat harga emas fisik JFXGOLD X selalu dalam pantauan investor. Setelah penguatan harga yang membawanya ke posisi US$ 3000 per troy ounce, harga emas fisik JFXGOLD X mengalami pelemahan selama 3 hari perdagangannya. Namun pada hari ini emas fisik JFXGOLD X sudah kembali mendapat angin segar dengan penguatan harga yang terjadi.

Kilauan emas fisik JFXGOLD X yang hari ini terjadi dikarenakan permintaan emas sebagai safe haven yang mengalami peningkatan di tengah kekhawatiran tarif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan kemarin, hari ini Kamis (26/3/2025) emas fisik JFXGOLD X telah mengalami penguatan harga sebanyak Rp. 4000 per gram yang membawa harganya menempati posisi US$ 1.620.198 per gram. Dilansir dari CNBC Indonesia, Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group mengatakan investor membeli emas sebagai aset alternatif “Investor khawatir tentang keadaan dunia, terutama dengan kebijakan AS yang ada, sehingga mereka membeli emas sebagai aset alternatif karena mereka khawatir bahwa pemerintah AS dapat membawa dunia ke dalam resesi global,” ujar Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group, kepada Reuters.

Salah satu hal yang turut mempengaruhi harga emas dunia adalah kebijakan yang dibuat oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). The Fed melalui Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Maret memutuskan untuk kembali menahan suku bunganya di level 4,25-4,50%. Pengumuman yang dilaksanakan pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia (20/3/2025) ini merupakan kali keduanya The Fed menahan suku bunga, setelah terakhir kalinya menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember 2024.

Melalui keterangannya The Fed menyampaikan bahwa dalam menilai sikap kebijakan moneter yang tepat, komite akan terus memantau implikasi informasi yang masuk untuk prospek ekonomi. Komite akan siap untuk menyesuaikan sikap kebijakan moneter sesuai jika muncul risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan komite. Penilaian komite akan mempertimbangkan berbagai informasi, tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi serta perkembangan keuangan dan internasional.

Rincian harga Emas Fisik JFXGOLD X 26 Maret 2025 :

  • 0,01 gram : Rp. 16.170
  • 0,05 gram : Rp. 80.851
  • 1 gram : Rp. 1.617.033
  • 2 gram : Rp. 3.234.401
  • 3 gram : Rp. 4.851.601
  • 4 gram : Rp. 6.468.802
  • 5 gram : Rp. 8.086.002
  • 10 gram : Rp. 16.172.005
  • 50 gram : Rp. 80.851.697
  • 100 gram : Rp. 161.720.050

Sedikit Menguat, Hari Ini Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 4000/gram Read Post »

Berita Emas

Anjloknya IHSG Berlawanan Arah Dengan Bursa JFXGOLD X

Jakarta, MetalNews Digital – Selasa 19 Maret 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 7% pada perdagangannya pukul 11.50 WIB. Penurunan ke level 6.084 ini adalah penurunan terdalam sejak pandemi Covid 19 pada tahun 2020 lalu. Kejadian anjloknya IHSG hingga 7% ini membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (trading halt) pada penutupan perdagangan sesi pertama yakni pada Selasa 18 Maret 2025. Anjloknya IHSG pada Selasa kemarin terjadi akibat adanya beberapa faktor. Dilansir dalam CNN Indonesia, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memperkirakan anjloknya IHSG terkena imbas sentimen global, salah satunya adalah kebijakan ekonomi dan perang tarif yang dijalankan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. “Kalau kita lihat penurunan indeks ini sudah terjadi sejak minggu lalu. Beberapa isu global memang terjadi jadi mereka (investor) wait and see. Jadi kalau lihat penurunannya hari ini sebagai besar asing melihat update oleh Donald Trump, itu menjadi salah satu dampak penurunan Indeks kita hari ini,” Iman Rachman – Direktur Utama BEI, dikutip dari CNN Indonesia.

Selain imbas sentimen global, ada beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab ambruknya IHSG. Melansir dari CNBC Indonesia, ada 7 penyebab : Pertama, APBN Defisit dan Penerimaan Pajak, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan akhir bulan Februari tercatat defisit Rp. 31,2 triliun atau 0,13% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kedua, Rumor Mundurnya Sri Mulyani Menteri Keuangan Republik Indonesia. Rumor ini cukup membuat gejolak pasar, Isu mundurnya Menteri Keuangan RI ini juga menyebabkan arus dana asing keluar dari pasar, hal ini terjadi karena asing percaya dengan kinerja Sri Mulyani. Ketiga, Pelemahan Daya Beli. Terjadinya pelemahan daya beli dari kalangan tingkat menengah merupakan sumber pendapatan pemerintah. Apabila dilihat dari month on month (mom) dan year on year (yoy), angka impor barang konsumen terpantau menurun masing-masing sebesar 10,61% dan 20,97%. Keempat, Saham Bluechips Dibuang Investor. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman mengatakan bahwa penurunan IHSG sudah terjadi sejak pekan lalu. Isu global dan beberapa hal terjadi. Saat ini investor masih menunggu dan melihat kedepan. Kelima, Penurunan Peringkat Saham RI. Awal pekan lalu Bank Investasi Goldman Sachs menurunkan peringkat dan rekomendasi atas aset keuangan di Indonesia. Goldman menurunkan peringkat saham RI dari overweight menjadi market weight. Keenam, Kejelasan Soal Danantara. Pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memicu kekhawatiran di kalangan investor. Hal ini dikarenakan masih belum adanya aturan rinci mengenai operasional dan penempatan investasi badan tersebut. Ketujuh, Perang Tarif Donald Trump. Akhir-akhir ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan akibat kebijakan perang tarif. Hal ini membuat ekonomi global mengalami ketidakpastian yang besar dan menyebabkan investor menjadi khawatir.

Kondisi ekonomi nasional yang dibuat khawatir akibat ambruknya IHSG tidak memberikan efek pada harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X. Hal ini dikarenakan harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X ditransaksikan menggunakan harga pasar internasional. Kendati demikian, dari 7 faktor yang tercatat diatas, faktor ke-7 yaitu kebijakan terkait perang dagang oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump cukup berdampak pada harga pasar internasional. Namun, kondisi ambruknya IHSG justru berbanding terbalik dengan kondisi harga emas fisik di dalam bursa JFXGOLD X. Dimana pada perdagangan hari Selasa, harga emas fisik JFXGOLD X berhasil menempati posisi US$ 3.046,51 per troy ounce atau Rp. 1.611.210 per gram. Peningkatan harga yang terjadi mulai dari perdagangan di hari Jumat minggu lalu, masih terus berlanjut sampai dengan hari ini, dimana harganya terus meningkat dan berhasil menduduki posisi US$ 3.051,05 per troy ounce atau Rp. 1.623.461 per gram.

Anjloknya IHSG Berlawanan Arah Dengan Bursa JFXGOLD X Read Post »

Berita Emas

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia berhasil menembus level tertinggi sepanjang perjalanan perdagangannya, dengan menduduki posisi US$ 3000 per troy ounce. Pada hari Jumat 14 Maret 2025, harga emas dunia berhasil mengagetkan pasar dengan pencapaian rekornya. Meningkatnya harga emas dunia secara drastis ini terjadi pula pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Jika kita menarik waktu selama satu minggu ke belakang, tepatnya pada hari Senin 10 Maret 2025, dimana hari tersebut merupakan awal pembukaan perdagangan pada minggu lalu, harga emas fisik JFXGOLD X masih menduduki posisi US$ 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram. Namun siapa sangka, dalam waktu satu minggu harga emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 2,64% per troy ounce ke posisi US$ 3.007.67 per troy ounce atau naik sebanyak Rp. 45.000 per gram.

Naiknya harga emas dunia yang terjadi saat ini tidak lain dikarenakan adanya ketidakpastian global yang memicu permintaan aset safe haven mengalami peningkatan, sehingga harga emas dunia melonjak naik. Kondisi saat ini yang sulit untuk ditebak membuat para pelaku pasar sedang menunggu keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) dalam memutuskan suku bunga. “Lonjakan emas melewati batas US$3.000 per troy sons didorong oleh investor yang mencari aset safe haven mengingat kekacauan Trump di pasar saham,” ujar Tai Wong, pedagang logam independen, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia.

Perjalanan emas yang berhasil mempertahankan value nya sebagai aset lindung nilai semakin kuat. Pergerakan emas yang berhasil melewati US$ 3000 per troy ounce membuktikan bahwa emas selama ini masih berperan sebagai penyimpanan nilai di masa-masa sulit, serta sebagai indikator kekuatan pasar. “Emas adalah aset yang mampu mempertahankan nilainya di bawah berbagai dislokasi ekonomi makro terbesar yang pernah kita lihat,” kata Thomas Kertsos, co-portfolio manager di First Eagle Investment Management LLC. “Kami telah melihat selama berabad-abad emas—terlepas dari volatilitasnya—selalu berbalik arah dan mempertahankan daya belinya, sekaligus menyediakan likuiditas yang signifikan.” dikutip dari Bloomberg technoz.

Melonjak Melewati Batas, Emas Fisik JFXGOLD X Berhasil Menempati Posisi US$ 3000 per troy ounce Read Post »

Berita Emas

Lanjutkan Tren, Emas Fisik JFXGOLD X Terbang Rp. 8000/gram

Jakarta, MetalNews Digital – Terjadinya penguatan pada harga emas dunia tidak lain disebabkan oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) akibat plin-plan nya presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pelemahan dolar yang terjadi menimbulkan kekhawatiran perang dagang yang semakin bergejolak akibat ancaman terkait kenaikan tarif dagang kepada Kanada oleh Trump. Kenaikan yang terjadi pada harga emas dunia tentu terjadi juga pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Misalnya saja pada perdagangannya hari ini, Rabu (12/3/2025) harga emas fisik JFXGOLD X menduduki posisi US$. 2.930 per troy ounce atau Rp. 1.547.583 per gram. Dibandingkan dengan harga pada perdagangannya kemarin, hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil terbang dengan kenaikan harganya sebanyak Rp. 8000 per gram.

Kenaikan harga emas dunia yang terjadi saat ini tidak terlepas dari peran emas sebagai aset safe haven, dimana instrumen investasi ini masih terpilih untuk menjadi aset lindung nilai di tengah ketidak jelasan kondisi ekonomi global. “Emas kemungkinan akan tetap didukung di tengah ketidakpastian pasar yang sedang berlangsung, sehingga meningkatkan permintaan untuk aset safe haven. Namun, setiap perkembangan positif dalam negosiasi Rusia-Ukraina dapat mengurangi premi risiko,” ujar Zain Vawda, analis pasar di MarketPulse by OANDA, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia.

Plin-plan nya Trump tidak hanya berdampak pada dolar dan harga emas, tetapi Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) juga merasakan hal yang sama. Akibat hal ini, The Fed mengaku kesulitan untuk membuat kebijakan. Melansir dari CNBC Indonesia, pada Rabu ini (12/3/2025), AS mengumumkan data inflasi periode Februari 2025. Secara bulanan, inflasi AS naik sebesar 0,5% di atas 0,4% pada bulan sebelumnya dan ekspektasi akan melambat menjadi 0,3%. Jika inflasi kembali meningkat, maka The Fed akan menahan pemangkasan suku bunga, demikian sebaliknya. Namun, kebijakan penahanan suku bunga oleh The Fed memberikan dampak negatif ke emas. “Harga emas sudah diperdagangkan pada level yang sangat tinggi karena kenaikan tajam sejak awal tahun, yang membatasi potensi kenaikan,” menurut catatan Commerzbank kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia.

Lanjutkan Tren, Emas Fisik JFXGOLD X Terbang Rp. 8000/gram Read Post »

Berita Emas

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi!

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia dibuka dengan pelemahan pada perdagangannya di awal bulan Maret, namun pada minggu ke-2 ini harga emas dunia berhasil menunjukan taringnya dengan pergerakan harga yang kembali naik di tengah ketidakpastian pasar. Pada tanggal 3 Maret 2025 harga emas fisik JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.884.32 per troy ounce namun pada Senin ini harga emas fisik JFXGOLD X berhasil kembali naik ke posisi US$ 2.900 per troy ounce. Di tengah ketidakpastian kebijakan yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, banyak pihak yang turut terkena imbasnya, tidak terkecuali Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed). Dikutip dari bloombergtechnoz Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia Patrick Harker meyakini bahwa inflasi akan bergerak perlahan turun ke target bank sentral AS sebesar 2%. Namun ia khawatir penurunan pertumbuhan harga semakin berisiko. “Dalam situasi seperti itu, Anda tidak bisa bergerak terlalu cepat ke arah mana pun.” Patrick Harker – Gubernur Federal Reserve (The Fed) Bank of Philadelphia.

Ketidakpastian Trump membuat The Fed kesulitan dalam membuat kebijakan, kondisi inilah yang akhirnya membuat kondisi pasar menjadi tidak stabil. Di tengah ketidakpastian kebijakan Trump serta ketidakstabilan kondisi pasar membuat investor perlu berhati-hati. Disisi lain, kondisi yang saat ini terjadi kembali membuat permintaan aset safe haven menjadi meningkat serta harga emas dunia menjadi menguat. Penguatan ini terbukti dengan kenaikan harga emas fisik JFXGOLD X pada minggu pertama bulan Maret 2025 sebanyak 1,47% per troy ounce dengan menduduki posisi US$. 2.926.72 per troy ounce atau Rp. 1.535.625 per gram.

Melanjutkan tren positif pada perdagangan 2024, pada tahun 2025 emas fisik JFXGOLD X masih berkilau dengan kenaikan harganya mendekati 10% sepanjang periode year-to-date (ytd). Secara teknikal dengan perspektif harian, emas masih berada di zona bullish. Terbukti dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 56,09 menunjukan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Rincian harga Emas Fisik JFXGOLD X 10 Maret 2025 :

  • 0,01 gram : Rp. 15.343
  • 0,05 gram : Rp. 76.707
  • 1 gram : Rp. 1.534.314
  • 2 gram : Rp. 3.068.628
  • 3 gram : Rp. 4.602.942
  • 4 gram : Rp. 6.137.256
  • 5 gram : Rp. 7.671.570
  • 10 gram : Rp. 15.344.146
  • 50 gram : Rp. 76.723.730
  • 100 gram : Rp. 153.431.267

Senin Full Senyum, Emas Fisik JFXGOLD X Naik Lagi! Read Post »

Berita Emas

Cetak Rekor di Bulan Januari, Bagaimana Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X Bulan Februari?

Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangannya di akhir bulan Januari 2025. Penguatan harga emas dunia tentunya berdampak pada harga emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Perdagangan emas fisik JFXGOLD X sepanjang bulan Januari berhasil membawa harganya naik sebanyak Rp. 104.929 per gram. Kenaikan harga yang terjadi pada hari Jumat 31 Januari 2025 juga membawa emas fisik JFXGOLD X memecahkan rekor baru dengan menduduki posisi US$ 2.811,21/Toz atau Rp. 1.475.591 per gram. Kenaikan sebesar 4,96% per troy ounce dalam waktu hanya satu bulan membuat sebagian investor melakukan transaksi penjualan. Kendati demikian, ada juga yang memilih untuk mempertahankan kepemilikannya demi menyambut ramalan Goldman Sachs dimana harga emas dunia bisa tembus US$ 3.000 per troy ounce

Melansir dari CNBC Indonesia, Ahli Strategi Komoditas Goldman Sachs Research, Lina Thomas mengatakan harga emas telah naik sekitar 40% selama dua belas bulan terakhir menjadi lebih dari US$ 2.700 per troy ounce. Hal ini dikarenakan bank sentral Amerika Serikat yang terus meningkatkan pembelian logam mulia. Di sisi lain, adanya penurunan suku bunga dari Federal Reserve AS menjadi poin yang diperhitungkan oleh investor, karena biasanya perdagangan emas sejalan dengan suku bunga. “Sebagai aset yang tidak menawarkan hasil apa pun, aset ini biasanya menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga lebih tinggi, dan biasanya lebih diminati ketika suku bunga turun,” jelas Thomas dikutip dari Fund Selector Asia, Minggu (2/2/2025).

Secara teknikal dengan perspektif bulanan, jika dilihat dari Relative Strength Index (RSI) sebesar 77,16 menandakan posisi emas mantap berada di zona bullish. RSI di atas 50 yang menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Dilansir dari bloombergtechnoz.com posisi RSI di atas 70 perlu berhati-hati, hal ini dapat diartikan juga menjadi sinyal sudah jenuh atau (overbought). Namun dengan kenaikan yang cukup tinggi, adanya kemungkinan harga emas akan mengalami koreksi pada bulan Februari.

Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 3 Februari 2025 :

  • 0,01 gram : Rp. 14.748
  • 0,05 gram : Rp. 73.733
  • 1 gram : Rp. 1. 474.508
  • 2 gram : Rp. 2.949.686
  • 3 gram : Rp. 4.423.029
  • 4 gram : Rp. 5.897.372
  • 5 gram : Rp. 7.370.889
  • 10 gram : Rp. 14.745.081
  • 50 gram : Rp. 73.725.405
  • 100 gram : Rp. 147.450.810

Cetak Rekor di Bulan Januari, Bagaimana Perjalanan Emas Fisik JFXGOLD X Bulan Februari? Read Post »

Berita Emas

Pelantikan Donald Trump Bawa Harga Emas Terbang Tinggi

Jakarta, MetalNews Digital – Pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump membawa harga emas dunia mengalami penguatan. Penguatan harga yang terjadi ditopang oleh melemahnya dolar AS serta adanya potensi ketidakpastian pengenaan tarif perdagangan AS. Pelemahan yang terjadi pada dolar AS memberikan dampak positif terhadap harga emas. Pembelian emas dikonversi ke dolar, sehingga terjadinya pelemahan dolar seperti saat ini membuat harga emas menjadi murah dan mudah untuk dibeli sehingga permintaannya mengalami peningkatan. “Pergerakan (emas) sebagian besar dipengaruhi oleh ancaman tarif AS yang menyeluruh setelah pelantikan Trump. Informasi mengenai tarif potensial ini baru datang sedikit demi sedikit,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, kepada Reuters dikutip dalam CNBC Indonesia.

Pelantikan Trump membuat indeks dolar melemah ke angka 108,089 dari yang sebelumnya di posisi 109,347. Umumnya, ketika dolar AS mengalami pelemahan maka imbal hasil yang ditawarkan pemerintah akan ikut menurun. Namun hal ini justru membawa pengaruh baik terhadap harga emas. Sepanjang perjalanan perdagangan bulan Januari tahun 2025, emas fisik JFXGOLD X yang ditransaksikan menggunakan harga pasar dunia telah mengalami peningkatan sebanyak 3,14% per troy ounce atau Rp. 80.000/gram. Penguatan yang terjadi pada perdagangannya hari ini berhasil membawa emas fisik JFXGOLD X menempati posisi US$. 2.762,63 per troy ounce atau Rp. 1.450.908 per gram.

Naiknya harga emas di tengah pelemahan yang sedang dialami oleh dolar semakin menegaskan peran emas sebagai aset safe haven. Perannya sebagai aset untuk melindungi suatu nilai dari inflasi, membuat emas masih menjadi pilihan banyaknya masyarakat untuk melindungi aset, memulai investasi dan mempersiapkan dana untuk masa depan.

Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 22 Januari 2025 :

  • 0,01 gram : Rp. 14.510
  • 0,05 gram : Rp. 72.553
  • 1 gram : Rp. 1.451.072
  • 2 gram : Rp. 2.902.144
  • 3 gram : Rp. 4.353.216
  • 4 gram : Rp. 5.804.288
  • 5 gram : Rp. 7.255.360
  • 10 gram : Rp. 14.510.720
  • 50 gram : Rp. 72.553.600
  • 100 gram : Rp. 145.107.200

Pelantikan Donald Trump Bawa Harga Emas Terbang Tinggi Read Post »

Berita Emas

Pemilik Happy! Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 27.000 per gram


Jakarta, MetalNews Digital – Harga emas fisik JFXGOLD X mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada perdagangannya hari ini Rabu (8/1/2024). Dibandingkan perdagangan kemarin, hari ini emas fisik JFXGOLD X berhasil naik sebanyak 0,33% per troy ounce. Sedangkan pada kontrak perdagangan 1 gram, emas fisik JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebanyak Rp. 27.000 per gram dengan menempati posisi harga Rp. 1.385.251 per gram. Pada perdagangan tahun lalu, emas fisik JFXGOLD X berhasil menutup 2024 dengan kenaikan 27%, namun tidak hanya itu, dalam tahun yang sama emas fisik JFXGOLD X juga sempat mengalami lonjakan sampai dengan ke posisi US$ 2700 per troy ounce, tepatnya pada pertengahan bulan Desember.

Rincian harga emas fisik JFXGOLD X 8 Januari 2025 :

  • 0,01 gram : Rp. 13.847
  • 0,05 gram : Rp. 69.238
  • 1 gram : Rp. 1.384.763
  • 2 gram : Rp. 2.769.562
  • 3 gram : Rp. 4.154.778
  • 4 gram : Rp. 5.539.704
  • 5 gram : Rp. 6.924.630
  • 10 gram : Rp. 13.849.260
  • 50 gram : Rp. 69.254.427
  • 100 gram : Rp. 138.508.855

Harga yang mengalami kenaikan hari ini terjadi setelah dua hari berturut-turut harganya mengalami pelemahan. Dilansir dari bloombergtechnoz.com jika dilihat secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), harga emas dunia masih bertahan di zona bullish dengan Relative Strength Index (RSI) sebesar 52,09. RSI diatas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi Bullish. Meskipun RSI emas masih tipis diatas 50 sehingga cenderung dapat dikatakan netral. Kondisi pada harga emas dunia terjadi juga pada emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Kondisi bullish yang saat ini sedang terjadi membuat harga emas masih mengalami tekanan dan belum bisa bebas bergerak.

Pemilik Happy! Emas Fisik JFXGOLD X Naik Rp. 27.000 per gram Read Post »

Berita Emas

Naik Sekitar 30% Sepanjang Tahun 2024, Bagaimana Prediksi Emas Fisik JFXGOLD X di 2025?

Jakarta, MetalNews Digital – Sepanjang tahun 2024 harga Emas fisik JFXGOLD X telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hal ini tercatat kenaikannya sekitar 30% sehingga membawa harganya menduduki posisi US$ 2600 per troy ounce atau Rp. 1.300.000 per gram sampai dengan bulan Desember ini. Dilansir dari Bloomberg Technoz, sentimen positif bagi harga emas datang dari rilis data di Amerika Serikat (AS). Pada malam tadi waktu Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan AS melaporkan jumlah klaim insentif pengangguran pada pekan yang berakhir 21 September adalah 219.000 dimana angka ini berkurang 1.000 jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Namun untuk total jumlah orang yang masih menerima insentif pengangguran ini sekitar 1,91 juta pada pekan yang berakhir di 14 Desember. Jumlah ini adalah angka tertinggi dalam 3 tahun terakhir. “Peningkatan ini menunjukkan pasar tenaga kerja melambat,” sebut riset Bloomberg Economics. Melambatnya pasar tenaga kerja membuat adanya peluang bagi Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk meneruskan pelonggaran moneter. Sepanjang tahun 2024 saja The Fed sudah memangkas suku bunga acuan sebanyak 100 basis poin (bps). Penurunan suku bunga akan memberikan angin segar kepada Investor emas, karena harga emas dunia akan mengalami kenaikan jika adanya penurunan suku bunga oleh bank sentral.

Terpilihnya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat juga memberikan dampak pada harga emas dunia, hal ini tentu terjadi pula pada emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Kembalinya Trump ke gedung putih pada Januari nanti membuat investor bersiap-siap untuk menghadapi perubahan kebijakan 2025 yang diperkirakan akan cukup signifikan. Tentunya adanya perubahan kebijakan akan mempengaruhi siklus ekonomi Amerika Serikat yang juga memiliki dampak terhadap inflasi. “Jika (tarif) terwujud, ini akan memberi ruang lebih sedikit bagi The Fed untuk terus memangkas suku bunga, dan kami telah melihat pasar sudah mengurangi ekspektasi tersebut untuk 2025,” kata Frank Watson, analis Kinesis Money, kepada Reuters. Dilansir dalam CNBC Indonesia, pemangkasan suku bunga yang dilakukan oleh The Fed pada September, November dan Desember juga diperkirakan sebagai sinyal pengurangan yang lebih sedikit pada 2025 karena inflasi akan tetap tinggi. Sedangkan Analis Pasar Utama Exinity Group, Han Tan menjelaskan bahwa harga emas dunia pada tahun 2025 bisa saja mencapai US$ 3.000 per troy ounce dengan asumsi pasar yang tetap pada peran emas sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

Adanya prediksi harga emas dunia pada tahun 2025 akan mencapai US$ 3000 per troy ounce tentu memberikan prediksi yang sama pula untuk emas fisik JFXGOLD X yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia. Adanya peningkatan sebanyak 30% serta prediksi yang menyampaikan kembali akan adanya kenaikan pada harga emas dunia, hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Robert Kiyosaki yakni investor terkenal sekaligus penulis buku keuangan terlaris “Rich Dad Poor Dad”. Dilansir dari CNBC Indonesia, ia mengungkapkan bahwa ada 3 aset penting untuk menghadapi ‘kiamat finansia’. “Bagi mereka yang memiliki pola pikir yang benar dan siap, Depresi Hebat berikutnya akan menjadi saat terbaik dalam hidup mereka. Mohon bersiap. Jaga diri kamu. Beli emas, perak, Bitcoin,” tambah Kiyosaki.

Pada perdagangan hari ini Jumat (27/12/2024) emas fisik JFXGOLD X menempati posisi US$2.647,65 per troy ounce atau Rp. 1.355.792 per gram. Sejauh ini emas fisik JFXGOLD X masih menempati harga termurah. Kendati demikian, sebagaimana yang kita ketahui bahwa harga emas akan selalu mengalami peningkatan, maka para investor bisa memanfaatkan kondisi harga pada akhir tahun ini, sebelum nantinya harga pada tahun depan akan mengalami peningkatan yang diramalkan cukup signifikan. Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Naik Sekitar 30% Sepanjang Tahun 2024, Bagaimana Prediksi Emas Fisik JFXGOLD X di 2025? Read Post »

Berita Emas

Jangan Sampai Menyesal Belum Beli Saat Harga Turun, Fisik Emas JFXGOLD X Siap Terbang Sambut Natal dan Tahun Baru

Jakarta, MetalNews Digital – Jelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), harga emas dunia bersiap naik. Lonjakan harga pada emas dunia yang terjadi pada perdagangan pagi ini tidak serta merta dikarenakan perayaan nataru saja, tetapi hal lain yang mempengaruhinya adalah data inflasi pengeluaran pribadi warga Amerika Serikat (PCE) yang menunjukan angka lebih rendah, serta adanya penurunan tajam indeks dolar AS hingga imbal hasil Treasury. Pagi ini Senin (23/12/2024) harga fisik emas JFXGOLD X menempati posisi US$ 2.638,31 atau Rp. 1.351.155 per gram. Kenaikan harga tersebut melanjutkan lonjakan tajam yang terjadi pada hari Jumat (20/12/2024) yakni US$ 2.613.26 per troy ounce atau Rp. 1.338.043 per gram. Lonjakan ini membawa harga fisik emas JFXGOLD X mengalami kenaikan sebesar 0,95% per troy ounce atau Rp. 13.112 per gram.

Inflasi PCE yang rendah membuat ekspektasi The Fed melunak akan semakin besar. Hal inilah yang membuat dolar melemah sehingga terjadi penguatan pada harga emas dunia. “Tidak hanya data PCE, data pendapatan pribadi, dan data pengeluaran pribadi semuanya keluar lebih lemah dari yang diharapkan. Kami melihat orang-orang kembali ke pasar emas di sini dan membangun kembali posisi,” ujar Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures, dikutip dari Reuters dalam CNBC Indonesia. “Sekarang tiba-tiba beralih dari dua pemotongan suku bunga yang sudah diperhitungkan, yang menyebabkan aksi jual emas, sekarang muncul kembali kemungkinan tiga pemotongan suku bunga dalam kebijakan yang lebih akomodatif, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakannya,” tambah Streible.

Dilansir dari CNBC Indonesia, selain adanya pelemahan pada Dolar AS yang terjadi pada pekan lalu, namun sejarah menunjukan bahwa harga emas dunia memang selalu naik menjelang Natal. Dalam 10 tahun terakhir sepanjang natal, harga emas dunia mengalami penguatan sebanyak delapan kali dan hanya dua kali mengalami pelemahan. Merujuk pada data Refinitiv, emas biasanya mulai mengalami kenaikan pada minggu ketiga bulan Desember.

Jangan Sampai Menyesal Belum Beli Saat Harga Turun, Fisik Emas JFXGOLD X Siap Terbang Sambut Natal dan Tahun Baru Read Post »

Berita Emas

Bank Sentral AS Bersiap Pangkas Suku Bunga

Jakarta, MetalNews Digital – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve atau The Fed memberikan sinyal untuk melakukan pemangkasan suku bunga. Pemangkasan suku bunga ini diprediksi akan dilakukan sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Federal Open Market Committee pada Rabu (18/12/2024). Dilansir dari Bloomberg Technoz saat ini ekonomi Amerika Serikat sudah lebih tangguh dari yang diperkirakan oleh para pejabat pada pertemuan beberapa bulan lalu. Data terbaru menunjukan inflasi menurun lebih lambat dari yang diperkirakan serta pasar tenaga kerja tidak mengalami pelemahan sebesar yang dikhawatirkan. Berdasarkan hal tersebut, Kepala Ekonom SGH Macro Advisors Tim Duy meyakini para pejabat The Fed akan menurunkan suku bunga acuan lebih lambat pada Federal Open Market Committee (FOMC) di Desember ini. The Fed diprediksi akan memangkas suku bunga 25 basis poin (bps). “Semakin mendekati batas atas estimasi tersebut, akan masuk akal dari perspektif The Fed untuk bergerak lebih lambat sambil menilai posisinya dalam siklus kebijakan,” kata Tim Duy dikutip dari Bloomberg, Rabu (18/12/2024).

Penurunan suku bunga jika terjadi sesuai perkiraan akan membawa suku bunga dana federal ke rentang target 4,25% hingga 4,%, satu point presentase lebih rendah dibandingkan bulan September ketika pejabat mulai melakukan pemotongan suku bunga. Keputusan The Fed akan diumumkan siang ini waktu Washington. Saat ini para investor masih menunggu bagaimana kebijakan para pejabat the fed di hari ini, apakah perkiraan terkait pemangkasan suku bunga sebanyak 25 bps akan terjadi atau bahkan sebaliknya?. Namun kondisi penantian hasil dari FOMC hari ini membawa harga emas dunia terombang-ambing. Misalnya saja pada hari ini, Rabu (18/12/2024) harga fisik emas JFXGOLD X berada di posisi US$. 2.660,15 per troy ounce atau Rp. 1.362.028 per gram. Harga tersebut sudah mengalami penurunan sebanyak 0,95% jika dibandingkan dengan perdagangannya di minggu lalu.

Bank Sentral AS Bersiap Pangkas Suku Bunga Read Post »

Scroll to Top